Rabu, 30 November 2016

KOMUNIKASI DIGITAL



Nama          : Fadhil Rafii Rabbani
NPM           : 52415341
Kelas           : 2IA13



3.1            Pengertian Komunikasi Digital
Teknologi Komunikasi Digital adalah teknologi yang berbasi sinyal elektrik komputer,  sinyalnya bersifat terputus-putus dan selalu menggunakan system bilangan biner. Kumpulan bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang mempresentasikan informasi dan kemudian proses digitalisasi informasi yang masuk akan berubah menjadi rangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital.
3.2            Mekanisme Kerja Komunikasi Digital
Mekanisme Pengerjaan Komunikasi digital yaitu,
1.      Yang dimaksudkan dengan pengirim yaitu Mencari informasi atau mengumpulkan informasi(wartawan atau jurnalis) yang secara teratur menuliskan berita atau suatu laporan dan tulisannya diterima atau dimuat media secara teratur
2.      Dan Media itu dapat mempublikasikan dengan cara memuat di Koran, majalah dan mempublikasikan lewat televise, radio maupun internet.
3.      Penerima disitu adalah pembaca atau pengamat yang mendengarkan dan memahami isi dari suatu berita itu.
4.      Dan ketika Penerima sudah memahami, Penerima itu akan memiliki suatu pendapat yang akhirnya bisa menjadi Umpan Balik untuk Pengirim untuk mencari suatu informasi lagi.
3.3            Dampak Positif dan Negatif dari Komunikasi Digital
Dampak Positifnya :
-          Sebagai media penyebaran informasi
-          Untuk mengembangkan keterampilan
-          Memperluas jaringan Pertemanan
-          Menambah Wawasan
Dampak Negatif :
-          Kejahatan Di dunia Maya (Cyber Crime)
-          Melemahkan suatu simpati dan empati seseorang terhadap dunia nyata



Daftar Pustaka
http://huzonline.blogspot.co.id/2012/06/cara-kerja-komunikasi-digital.html

Kamis, 17 November 2016

DIGITAL CINEMA



Nama          : Fadhil Rafii Rabbani
NPM           : 52415341
Kelas           : 2IA13


2.2.A Produksi Film Digital
            Produksi film adalah proses pembuatan film mulai dari ide, cerita atau komisi awal, melalui penulisan naskah, perekaman, penyuntingan, pengarahan dan pemutaran produk akhir di hadapan penonton yang akan menghasilkan sebuah program. Pembuatan film terjadi di seluruh dunia dalam berbagai kontek, ekonomi, social, politik dan menggunakan berbagai teknologi dan teknik sinema. Pembuatan film melibatkan sejumlah besar orang dan memakan waktu mulai dari beberapa bulan hingga tahun untuk menyelesaikan sebuah fim.
Dalam 20 atau lebih tahun terakhir, teknologi digital, teknik dan estetika visual memiliki pengaruh yang besar pada semua tahap pembuatan film dan proses distribusi.Digital cinema adalah di atas semua konsep, sebuah sistem yang lengkap, meliputi seluruh rantai produksi film dari akuisisi dengan kamera digital untuk pasca-produksi untuk distribusi ke pameran, semua dengan bit dan byte bukan 35mm gulungan.
Sampai saat ini, proses pembuatan film yang sebenarnya dari sebuah produksi film telah dilakukan menggunakantradisional 35mm atau 70mm film kamera menggunakan tabung-tabung seluloid. Gambar kualitas yang dihasilkan oleh kamera digital dirasakan secara signifikan lebih rendah dari film, sementara rekaman film semakin diberikan ke dalam komputer untuk pascaproduksimanipulasi, proses produksi itu sendiri tetap berbasis seluloid.
Digital film dimulai, dalam teori, pada akhir tahun 1980an, ketika Sony datang dengan pemasaran konsep ‘sinematografi elektronik’. Inisiatif ini gagal lepas landasdengan profesional dan publik sama, dan hanya pada akhir tahun 1990-an, dengan pengenalan perekam HDCAM dan penggantian nama dari proses digital ke sinematografi, yang membuat film menggunakan kamera digital dan peralatan terkait akhirnya mulai.

2.2.B Keunggulan dan Keindahan Film Digital
Lebih Komprehensif
Perbedaan paling utama dan mendasar adalah kemampuan media digital dalam melaporkan peristiwa dengan lebih komprehensif pada pembaca/audiens. Sebuah berita di era digital tak hanya terdiri dari teks dan foto, tapi juga tautan ke semua peristiwa sebelumnya yang mengawali momen termutakhir dari berita bersangkutan.

Lebih Otentik
Berita digital juga berpotensi lebih otentik, karena bisa menampilkan realitas secara lebih utuh. Bisa ada video di halaman yang sama dengan teks dan foto, sesuatu yang jelas menambah kredibilitas dan akurasi dari informasi yang dimuat di sana.

Big Data
Media digital yang belum banyak digali adalah kemampuannya menampilkan big data atau data besar. Semua angka-angka hasil survei kesehatan, survei demografi, sensus, angka-angka hasil pemantauan bertahun-tahun, kini sudah banyak tersedia sebagai data digital terbuka (open data) dan dengan mudah dapat diakses di internet.

2.2.C Distribusi dan Pertunjukan Film Digital
Selama 2012 tercatat 46 film Indonesia beredar di bioskop dengan 7.952.203 penonton. Tahun 2008 infrastruktur distribusi relatif sama dengan saat ini.
Penyebab turunnya jumlah penonton pada 1990 dibanding 2012 sudah jelas, karena 
sebagian besar bioskop “tradisional” dengan satu layar yang tersebar di berbagai 
nusantara gulung tikar.
Hampir semua sinepleks milik jaringan 21/XXI, yang ditopang jaringan importir milik sendiri, serta berada di malmal seputar Jabodetabek dan kotakota besar. 
Jadi sebagian besar penduduk Indonesia telah kehilangan akses menonton film di 
bioskop.
Saat ini ada 152 sinepleks dengan 672 layar, yang berarti bertambah banyak dibanding 
setahun lalu (139 sinepleks dengan 619 layar).
Meskipun begitu, masa tayang film Indonesia justru menjadi semakin singkat, dari rata-rata delapan minggu tahun lalu menjadi 
rata-rata enam minggu. Hal itu disebabkan film impor yang beredar semakin banyak, 
bukan hanya jumlah judulnya tetapi juga banyaknya layar menayangkan. 
Film-film besar Hollywood kini diimpor PT Omega Film yang masih berkaitan dengan 
importir lama milik jaringan 21/XXI yang dilarang beroperasi oleh menteri Keuangan
tahun lalu (PT Camila Internusa dan PT Satrya Perkasa Esthetika) bisa diputar serentak di lebih dari 150 atau bahkan hampir 200 layar. 

Referensi :



TELEVISI DIGITAL



Nama          : Fadhil Rafii Rabbani
NPM           : 52415341
Kelas           : 2IA13

Disini saya akan menjelaskan tentang TV Digital dan TV analog.
Penjelasan ini saya ambil dari internet dan pengetahuan saya sendiri, jika ada yang kurang benar atau tidak pas dalam penulisannya. SORRY! Hehe

2.1.A Sejarah TV Digital dan Analog
            Sejarah televisi dimulai dari pemikiran orang-orang yang ingin mendapatkan suatu hiburan secara tidak langsung. Seiring berjalannya waktu televise dapat dibuat dengan membuat struktur tv, komponen dan programnya. Pada awal tahun 1876 para penemu membuat televisi dimulai dengan warna latar tv hitam putih sampai berwarna dan bentuk dari cembung sampai menjadi tipis dengan kemampuan UltraHD. Televisi mempunyai 2 jenis yaitu televise digital dan analog.
            Pada tahun 1988, Masyarakat menyadari bahwa televise digital mempunyai kendala yang tidak dapat ditembus, untuk terus meningkatkan mutu gambar siaran televise jika tetap menggunakan standar analog. Pesawat televise analog pada prinsipnya tidak dapat menangkap siarang digital Karena analog tergantung dari frekuensi dan orang orang lebih mau menggunakan pemancar digital.
            TV Digital adalah televisi yang menggunakan modulasi digital dan system kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio dan data ke pesawat televise. TV digital bukan berarti pesawat televisinya yang digital, tapi lebih jelasnya kepada sinyal yang dikirimkan oleh siaran digital(digital broadcasting). TV digital memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama dan TV digital memiliki HDTV yang memiliki jumlah pixel 5 kali lipat daripada PAL yang digunakan di tv analog.
            TV Analog adalah televisi yang mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase atau frekuensi dari sinyal. Seluruh system sebelum televise digital dapat dimasukan ke tv analog. Sistem yang digunakan pada televise analog adalah NTSC, PAL dan SECAM.

2.1.B Penerimaan Sinyal antara Televisi Digital dan Analog
Yang dimaksudkan penerimaan sinyal antara televisi digital dan analog yaitu adalah Perbedaan antara keduanya. Perbedaan paling simplenya yaitu pada system transmisi pancaranya. Kalo analog dengan cara memodulasikannya langsung pada frekuensi carrier, sedangkan digital data gambar atau suara dimodulasikan dalam mode digital baru dipancarkan.TV analog sinyalnya sangat lemah maka gambar yang diterima akan memperbanyak ‘semut(burem)’ tetapi jika terjadi pada TV digital yang keluar itu bukan ‘semut(burem)’ melainkan seperti gambar yang lengket contohnya terjadi ketika menonton VCD yang rusak.
Secara singkatnya :
TV analog dapat menerima sinyal analog saja, sedangkan TV digital dapat menerima keduanya yaitu sinyal digital maupun analog.
TV analog rentan terhadap kebisingan dan ditorsi sedangkan TV digital tidak rentan terhadap keduanya.
TV analog dibuat dengan menampilkan CRT, TV digital dibuat dengan menggunakan panel layer datar.
TV digital dapat di HDTVkan tapi TV analog cukup bisa di SD.
TV analog batas sampai 30inci, TV digital diatas 50inci yang sudah umumnya.

2.1.C Produksi Penggunaan TV Analog dan Digital
      Disini saya kurang mengerti dengan Produksi Penggunaan Pertelevisian tapi hanya sebatas yang saya ketaui, Televisi pada saat ini telah menjadi alat yang penting untuk hiburan maupun untuk mendapatkan informasi. Baik televise digital maupun analog dalam penyiarannya memiliki kesamaan yaitu memiliki dampak psikologis terhadap penontonya. Frekuensi yang sangat tinggi dan kualitas televisi yang sangat rendah akan berdampak buruk pada orang-orang.

Kamis, 13 Oktober 2016

KONSEP NEW MEDIA

Nama          : Fadhil Rafii Rabbani
NPM           : 52415341
Kelas           : 2IA13

PENERAPAN INTERNET SEHAT

1.2.        Penerapan Internet Sehat
Internet adalah suatu interkoneksi sebuah jaringan computer yang dapat memberikan layanan informasi secara lengkap. Internet singkatan dari Interconnected Networking. Pengertian Internet sehat (secara luas) adalah dimana kita melakukan aktivitas di dunia maia atau berada di internet entah itu browsing, download, game online atau pun hanya sekedar aktivitas social. Pergertian Internet sehat (secara sempit) adalah hal yang berkaitan dalam mengakses internet yang memiliki nilai positif bagi para pengguna internet.



Contoh :
 Blogging merupakan salah satu contoh dalam penerapan internet sehat. Para Blogger dapat berpatisipasi dengan memberikan beberapa informasi yang bermanfaat bagi pembacannya.



Contoh :
Penerapan Internet tidak Sehat :
-Membuka content jejaring social pada jam kerja yang membuat seseorang malas untuk mengerjakan tugasnya
-Bermain game disaat jam sekolah itu adalah suatu kegiatan di dunia maya yang sulit dihilangan
-Membuka content yang bersifat pornografi



Daftar Pustaka :

Penerapan Internet Sehat – analuphdede.files.wordpress.com

KONSEP NEW MEDIA

Nama          : Fadhil Rafii Rabbani
NPM           : 52415341
Kelas           : 2IA13


PENERAPAN NEW MEDIA PADA INTERNET

1.1.        Penerapan New Media pada Website/Internet
Penerapan new media dalam internet pada zaman revolusi ini sudah sangat pesat. Secara sederhanana media baru ini adalah media yang berbentuk dari interaksi manusia dengan computer ataupun internet secara khususnya. Misalkan Web blog, Online Social Network, Facebook, dan lain lainnya. Komponen New Media itu bisa disebutkan sebagai pembuat, penyalur dan pemakai. Anggap saja seperti Produsensebagai pembuat atau pencipta sarana new media, Distributor sebagai penyalur sarana media dan Konsumen sebagai pemakai new media itu sendiri.



Contoh : 


  • Myspace. Dengan Myspace kita bisa mengupload video, dan mengeshare ke Web blog. Namun Web blog tidak bisa dianggap bisnis utama dalam Myspace. Tapi anggota jejaring social bisa melihan video di Myspace melalui ponsel, bahkan video mobile Myspace bisa melewati atau mengalahkan video streaming Video di YouTube.
  • Facebook. Dengan Facebook kita bisa mempertemukan atau menemukan orang orang diseluruh dunia. Hampir seluruh pengguna social media mempunya akun Facebook. Mulai anak kecil, orang dewasa, maupun orang tua. Pengguna social media itu terkadang menggunakan facebook sebagai media komunikasi.

Kesimpulan :
  •  New Media adalah sebuah media yang memudahkan seseorang dalam berkomunikasi dengan  dunia luar melalui internet.

Contoh : 
  • Terkadang sebagai mahasiswa kita tidak mempunya waktu untuk menonton acara tv yang disukainnya. Tapi dengan adanya penerapan New Media, mahasiswa jadi tidak usah menonton tv di warung, kosan ataupun rumah untuk menonton acara tv yang disukainya. Tetapi kita bisa menontonnya dengan streaming menggunakan tv online di internet.


Daftar Pustaka :



Minggu, 31 Juli 2016

Hari Raya

Nama: Fadhil Rafii Rabbani
NPM : 52415341
Kelas: 1IA06
Makalah Hari Raya Tiap Agama

A. Latar Belakang
            Agama adalah merupakan jawaban terhadap kebutuhan rasa aman terutama pada hati manusia, banyak umat manusia yang telah merasa menemukan agama/ jalan hidupnya sesuai dengan keyakinannya sendiri sendiri.
Setiap agama juga mempunyai hal hal mitos yang dipercaya oleh umatnya yang kemudian membuat mereka percaya dan memuja apa yang telah mereka anggap sebagai suatu kekuatan yang luar biasa, berbagai agama memberikan nama yang berbeda pada apa yang disebut sebagai kekuatan luar biasa tersebut.
Dalam melaksanakan pemujaan ada yang dilaksanakan setiap hari dan ada juga yang seminggu sekali atau setiap tahun sekali, selain pemujaan terhadap kekuatan luar biasa tersebut para umat beragama juga melaksanakan dan merayakan upacara yang dilaksanakan tiap tahun untuk menghormati hari hari bersejarah dalam sejarah keagamaan mereka. Oleh karena itu dalam makalah ini nanti kita akan membahas tentang macam macam hari raya besar dalam agama agama yang ada di dunia.
B. Hari Hari besar dalam agama Budha :
            a. Penganut Buddha merayakan Hari Waisak yang merupakan peringatan 3 peristiwa. Yaitu, hari kelahiran Pangeran Siddharta (nama sebelum menjadi Buddha), hari pencapaian Penerangan Sempurna Pertapa Gautama, dan hari Sang Buddha wafat atau mencapai Nibbana/Nirwana. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Vesak di Malaysia dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. Nama ini diambil dari bahasa Pali "Wesakha", yang pada gilirannya juga terkait dengan "Waishakha" dari bahasa Sansekerta.
            b. Hari raya Kathina merupakan upacara persembahan jubah kepada Sangha setelah menjalani Vassa. Jadi setelah masa Vassa berakhir, umat Buddha memasuki masa Kathina atau bulan Kathina. Dalam kesempatan tersebut, selain memberikan persembahan jubah Kathina, umat Buddha juga berdana kebutuhan pokok para Bhikkhu, perlengkapan vihara, dan berdana untuk perkembangan dan kemajuan agama Buddha.
            c. Kebaktian untuk memperingati Hari besar Asadha disebut Asadha Puja / Asalha Puja. Hari raya Asadha, diperingati 2 (dua) bulan setelah Hari Raya Waisak, guna memperingati peristiwa dimana Buddha membabarkan Dharma untuk pertama kalinya kepada 5 orang pertapa (Panca Vagiya) di Taman Rusa Isipatana, pada tahun 588 Sebelum Masehi. Kelima pertapa tersebut adalah Kondanna, Bhadiya, Vappa, Mahanama dan Asajji, dan sesudah mendengarkan khotbah Dharma, mereka mencapai arahat. Lima orang pertapa, bekas teman berjuang Buddha dalam bertapa menyiksa diri di hutan Uruvela merupakan orang-orang yang paling berbahagia, karena mereka mempunyai kesempatan mendengarkan Dhamma untuk pertama kalinya. Selanjutnya, bersama dengan Panca Vagghiya Bhikkhu tersebut, Buddha membentuk Arya Sangha Bhikkhu(Persaudaraan Para Bhikkhu Suci) yang pertama (tahun 588 Sebelum Masehi ). Dengan terbentuknya Sangha, maka Tiratana (Triratna) menjadi lengkap. Sebelumnya, baru ada Buddha dan Dhamma (yang ditemukan oleh Buddha).
            d. Hari Besar Magha Puja
memperingati disabdakannya Ovadha Patimokha, Inti Agama Buddha dan Etika Pokok para Bhikkhu. Sabda Sang Buddha di hadapan 1.250 Arahat yang kesemuanya arahat tersebut ditasbihkan sendiri oleh Sang Buddha (Ehi Bhikkhu), yang kehadirannya itu tanpa diundang dan tanpa ada perjanjian satu dengan yang lain terlebih dahulu, Sabda Sang Buddha bertempat di Vihara Veluvana, Rajagaha. Tempat ibadah agama Buddha disebut Vihara .
C. Hari besar dalam Agama Hindu :
            Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka, Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan / kalender Saka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktifitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Buwana Alit (alam manusia / microcosmos) dan Buwana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.
Agama Hundu Di Bali juga banyak mengenal hari hari raya, Misalnya:
            a. Hari raya galungan:
yaitu upacara hari raya kebangkitan melawan penderitaan, inti hari raya ini adalah pemujaan terhadap dewa durga yang menyelamatkan manusia.
            b. Hari raya Kuningan:
upacara ini dilaksanakan sebagai hari kemenangan dan kepahlawanan yang dimenangkan sejak hari raya galungan oleh durga sampai akhirnya perang 10 hari lamanya.
            c. Hari raya Saraswati:
Yaitu Hari raya turunnya kitab kitab suci, hari lahirnya weda se-dunia.
            d. Hari raya Nyepi: Yaitu hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup 
D. Hari Hari Besar Dalam Agama Islam:
            Idul Adha
(di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
            Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
            Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam., Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji., Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim dan juga dengan melaksanakan penyembelihan hewan qurban bagi seluruh umat muslim di dunia.
            Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda. Pada tanggal 1 Syawal, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan menyelenggarakan Salat Ied bersama-sama di masjid-masjid, di tanah lapang, atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah .
E. Hari Raya Dalam Agama Kristen:
            Hari Raya Natal
(dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya bagi umat Kristen. Setiap tahunnya umat Kristiani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus.Namun sebenarnya kelahiran Yesus Kristus bukan jatuh pada tanggal 25 Desember. Natal merupakan hari raya baru yang diadopsi dari tradisi Romawi, sebagai perayaan dies natalis solis invictus (hari kelahiran dewa matahari yang tak terkalahkan). Natal selalu dirayakan dengan pesta pora oleh para penyembah Dewa Matahari beserta teman-teman mereka yang beragama Kristen, Kemungkinan besar Yesus sebenarnya tidak lahir pada tanggal 25 Desember, hal ini dibuktikan dengan cerita tentang para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Pada bulan Desember hingga Januari, daerah Timur Tengah justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak masuk akal untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut, Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Sebagian besar tradisi Natal berasal dari tradisi pra-Kristen barat yang diadopsi ke dalam tradisi Kristiani. Selain itu, peringatan Natal dalam tradisi barat (yang kian mendunia) ditandai dengan bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta datangnya Santa Claus atau Sinterklas .
F. Hari Hari besar dalam agama Konghucu:
1 bulan I (Zheng Yue) - Tahun Baru Kongzili/Yinli/Xin Zheng
4 bulan I - Menyambut turunya malaikat dapur (Chao Chun).
8/9 bulan I - Jing Tian Gong (Sembahyang Besar kepada Tuhan YME)
15 bulan I - Shang Yuan/Yuan Xiao atau Cap Go Me
18 bulan II (Erl Yue) - Hari Wafat Nabi Kongzi (Zhi Sheng Ji Zhen)
5 April - Hari Sadranan (Qing Ming)
5 bulan V (Wu Yue) - Duan Yang/Duan Wu/Bai Chun.
29 bulan VII - Sembahyang Arwah Umum.
15 bulan VII (Ji Yue) - Jing He Ping/Jing Hao Peng
15 bulan VIII (Ba Yue) - Zhong Qiu (Sembahyang Purnama Raya)
27 bulan VIII (Ba Yue) - Zhi Sheng Dan (Hari Lahir Nabi Kongzi)
15 bulan X - Xia Yuan.
22 Desember - Dong Zhi (Hari Genta Rohani), 24 bulan XII (Shi Erl Yue) - Hari Persaudaraan & Naiknya malaikat dapur (Chao Chun) .

G. Kesimpulan
            Setiap agama mempuyai peringatan terhadap sejarah orang orang atau kejadian kejadian keagamaan yang mereka percayai, pelaksanaannya dilaksanakan tiap satu tahun sekali yang mana dalam perayaan hari besar tersebut mempunyai tujuan dan mitos sejarah yang sangat kental, sehingga dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh element dalam suatu agama.